Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Mencapai Puncak 4 Minggu Karena Trump Menunda Tarif Pada UE
Tuesday, 27 May 2025 05:05 WIB | EUR/USD |EUR/USD

EUR/USD mengawali minggu ini dengan positif tetapi memangkas sebagian kenaikan sebelumnya setelah mencapai titik tertinggi empat minggu di 1,1420, yang disponsori oleh pembatalan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif pada Uni Eropa (UE) pada 1 Juni. Pada saat penulisan, mata uang utama tersebut diperdagangkan pada 1,1380, naik 0,20%.

Minggu lalu, Jumat malam, Trump mengancam akan mengenakan tarif 50% pada barang-barang UE pada 1 Juni, karena negosiasi dengan blok tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Hal ini memicu kenaikan EUR/USD, yang berakhir pada titik tertinggi dua hari di 1,1375. Kendati demikian, panggilan telepon antara Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Trump pada hari Minggu memberi waktu bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan dengan batas waktu 9 Juli.

Penurunan Greenback telah menguntungkan Euro, yang menurut Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, dapat menjadi alternatif yang layak bagi Dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan dunia. Namun, ia menyatakan hal ini dapat terjadi jika pemerintah memperkuat arsitektur keuangan dan keamanan blok tersebut.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja mata uang Amerika terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,10%. Meski demikian, indeks tersebut tetap stabil di angka 99,00 karena kondisi perdagangan yang lesu dalam rangka memperingati hari libur Memorial Day AS.

Presiden Federal Reserve (Fed) Minneapolis Neel Kashkari mengatakan ketidakpastian menjadi perhatian utama bagi Fed dan bisnis AS. Ia mengatakan pertemuan bulan September terbuka untuk "apa pun," seraya menambahkan bahwa bank sentral AS dalam mode tunggu dan lihat. Ia menambahkan bahwa guncangan tarif bersifat stagflasi.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS